Anda Sedang Membaca...
Buku, Islam

Asbabun Nuzul, Sebab-sebab Turunnya Ayat-ayat al-Quran {Lubaabun Nuquul fii Asbaabin Nuzuul} – Jalaluddin as-Suyuthi

Kitab Asbabun Nuzul yang telah banyak dikenal oleh kalangan orang-orang yang mendalami al-Islam, adalah Kitab “Lubabun Nuqul fi Asbabin Nuzul” yang disusun oleh Imam Jalaluddin Assuyuthi. Kitab tersebut melukiskan latar belakang peristiwa turunnya ayat-ayat al-Qur’an berlandaskan Hadits Rasulullah saw melalui para rawinya.

Dengan mengetahui latar belakang peristiwa turunnya ayat-ayat al-Qur’an, para pembaca akan memperoleh gambaran yang lebih mendalam tentang isi al-Qur’an. Latar belakang peristiwa turunnya ayat-ayat al-Qur’an akan memberikan bahan yang penting dalam usaha menafsirkan ayat-ayat itu.

Oleh karena itu patut kita hargai usaha dan karya al-Ustadz K.H. Qomaruddin Shaleh, yang dibantu oleh sdr. H.A.A.Dahlan dan sdr Dr M.D.Dahlan dalam menterjemahkan dan mengolah kitab Lubabun Nuqul tersebut. Hasil usaha mereka ini dilengkapi berbagai Hadits dan penjelasan lain berdasarkan literatur yang ditulis oleh para ahli dalam bidang itu.

Mempelajari isi al-Qur’an akan menambah perbendaharaan baru, memperluas pandangan dan pengetahuan, meningkatnya perspektif baru dan selalu menemui hal-hal yang selalu baru. Lebih jauh lagi kita akan lebih yakin akan ke-unik-kan isinya yang menunjukkan Maha Besar Allah Pengasih Penyayang, sebagai penciptanya.

Berbagai usaha telah dilakukan orang dalam menganalisa isi al-Qur’an itu, dan ternyata makin banyak kita menganalisa dan membahasnya, makin diketahui betapa kecilnya kemampuan manusia apabila dibandingkan dengan kebesaran Allah swt.

Apabiala kita meneliti cara pendekatan al-Qur’an akan didapatkan dua cara:

1. Pendekatan yang tidak didahului pertanyaan.

Ayat diturunkan berisikan perintah langsung mis.nya “Wahai orang-orang yang beriman; diwajibkan kepada kalian shaum, sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang terdahulu daripada kalian, supaya kalian bertaqwa.” (Q S Al-Baqarah: 264).

2. Pendekatan sebagai jawaban terhadap pertanyaan.

a. Pertanyaan kaum Muslimin/Mu’minin yang ditujukan kepada Nabi saw. berkenaan dengan hal-hal yang belum ada ketetapan dari Allah swt atau sebagai penjelasan lebih lanjut., misalnya: “Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tenteng Aku, sesungguhnya Aku dekat …… (Q.S. al-Baqarah: 186)

b. Pertanyaan orang-orang yang ingkar kepada da’wah Rasulullah saw. misalnya: “Berkatalah orang-orang yang kafir: “Mengapa al-Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?” Demikianlah, supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami (menurunkannya) dan membacakannya kelompok demi kelompok. (Q.S. al-Furqan: 32)

[baca]

About these ads

About Taufik Irawan

Founder of ABISTHA - Photo & Digital Printing

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Adsense Indonesia

Twitter Updates

Sudah dilihat

  • 83,245 kali

Masukan alamat email.

Join 7 other followers

Top Rate

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: