archives

Insan LS Mokoginta

This tag is associated with 5 posts

Kontroversi Hari Sabat

Penulis :  DR. H. Insan LS Mokoginta

Sabat merupakan hari yang dimuliakan oleh ummat Yahudi yang disaat itu mereka diwajibkan untuk beribadah kepada Allah dan meninggalkan semua kesibukan meskipun untuk mencari nafkah bagi keluarga. Sabat artinya: hari ketujuh, yang biasa disebut dengan hari Sabtu.
Menurut Kristen, (kecuali aliran Advent) menganggap bahwa hari Sabat adalah hari Minggu (Ahad), sehingga untuk melakukan kebaktian seharusnya hari Minggu.
Pandangan Kristen ini mengundang perdebatan antara seorang pendeta dengan seorang muallaf muslim di Depok, yang dihadiri beberapa orang dari pihak Kristen dan Islam, kemudian diabadikan dalam buku ini.

Download [Klik Disini]

Mana yang Bisa Dipercaya, Al-Kitab atau Al-Quran?

Penulis : DR. H. Insan LS Mokoginta

Beredarnya VCD penghujatan terhadap Al-Quran yang dilakukan sekelompok Pendeta dan Misionaris dari sekte Kristen tertentu di Kota Batu, Malang sejak Desember 2006 lalu, membuat resah ummat Islam yang menontonnya. Para Pendeta dan Misionaris tersebut sengaja berbusana muslim dan muslimah seolah memberi kesan bahwa mereka adalah orang-orang Islam yang tidak percaya lagi kepada al-Quran.

Salah seorang Pendeta yang tampil bagaikan seorang Ustadz, dengan berbaju koko, peci, dan sorban mengatakan, “Al-Quran adalah buku yang telah menyesatkan berjuta-juta orang.” Kemudian Al-Quran diletakkan di lantai, lalu ramai-ramai mereka hujat, alasannya mengusir esensi roh jahat yang melekat dalam benda itu (Al-Quran). Setelah Al-Quran dihujat, giliran Alkitab mereka sanjung-sanjung sebagai kitab suci yang berisi firman Tuhan.

Manakah yang benar-benar memenuhi syarat disebut sebagai kitab suci? Alkitab atau Al-Quran?
Temukan jawabannya dalam buku ini!

Download [Klik Disini] atau [Klik Disini]

Silsilah Muhammad Versus Silsilah Yesus

Penulis :  DR. H. Insan LS Mokoginta

Umat Kristiani mengatakan bahwa menurut Alkitab, leluhur Yesus lebih mulia dari leluhur Nabi Muhammad SAW. Alasannya karena leluhur Nabi Muhammad SAW (Ismail dan ibunya Siti Hajar berasal dari budaknya Sara, istri pertama Abraham). Ratusan tahun, opini buruk tersebut telah mendunia.

Sungguh luar biasa, penulis buku ini Insan LS Mokoginta, mantan Kristen dengan menggunakan Alkitab mereka sendiri, membuktikan tuduhan tersebut tidak beralasan, malah berbalik 180 derajat. Hampir tidak dapat dipercaya, justru menurut Alkitab, para leluhur Yesus-lah yang bermasalah bahkan tergolong berasal dari keturunan para pezinah yang penuh dengan noda-noda hitam. Naudzubillahi mindzaalik.

Download [Klik Disini] atau [Klik Disini] atau [Klik Disini]

10 Alasan: Menjadi Pengikut Yesus yang Setia Harus Masuk Islam

Penulis :  DR. H. Insan LS Mokoginta

Sambutan

Drs.H. Zahir Khan SH. Dipl. T.E.F.L

Ketua Umum Lembaga Kristologi Indonesia

Direktur Iqbal Academy Indonesia

Mantan Diplomat Indonesia

Untuk yang kesekian kalinya saya sangat bersyukur kehadirat Allah SWT, karena kehadiran buku kecil ini sangat dibutuhkan oleh umat dewasa ini.Buku ini sangat membantu bagi para da’i kita dalam berdakwah kepada kaum muslimin juga non muslim (Kristiani).

Saya yakin isi buku initidak akan pernah usang dalam dunia dakwah Kristologi, sebab apa yang tertulis dalam buku ini semuanya realita, dimana ke 10 alasan tersebut, benar-benar semuanya diamalkan oleh umat Islam.

Sangat tepat sekali judul yang diberikandalam buku ini, sebab pada kenyataannya 10 alasan pokok yang tertulis dalam Alkitab, benar-benar umat Islam-lah yang mengamalkannya, sementaran umat Kristiani yang mengaku empunya Alkitab (Bible) justru tidak mengamalkannya.

Saya melihat bahwa isi buku ini sama sekali tidak mendiskreditkan Alkitab atau pemeluk agama Kristen, tetapi justru mengajak mereka untuk mengkritisi dan mengkaji lebih dalam lagi kitab mereka sendiri.

Seandainya semua umat Kristiani mengamalkan apa yang tertulis dalam kitab mereka (khususnya ke 10 alasan tersebut), saya yakin tidak ada pilihanlain selain harus masuk Islam, karena pada dasarnya menurut Al Qur’an semua nabi mengajarkan tauhid, berarti mereka semua beragama islam.

Hal sesuai firman-Nya dalam Qs 3 : 83

83. Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.

Buku ini sangat baik dimiliki oleh siapapun terutama bagi mereka yang ingin mencari kebenaran yang haqiqi, karena referensi-referensinya diambil dari dua sumber yang berbeda, yaitu Alkitab (Bible) dan Al Qur’an

Sebagai Ketua Umum Lembaga Kristologi Indonesia, saya pribadi sangat mendukung terbit terbitnya buku ini karena manfaatnya sangat besar bagi umat beragama manapun.

Wassalam

=============================================================================================

Sambutan

KARENA KAMI MENCINTAI YESUS, KAMI MENJADI MUSLIM

Sambutan KH Abdullah Wasi’an & Masyud SM

Dalam Al Qur’an surat Maryam 16-37 disebutkan bahwa Maryam (Maria) ibu Yesus adalah seorang wanita shalihah yang seluruh hidupnya digunakan untuk mengabdi kepada Allah. Dia amat menjaga kehormatannya dari sentuhan laki-laki. Lalu Allah mengutus roh kudus (malaikat Jibril) utuk memberitahu Maryam bahwa dia akan melahirkan seorang laki-laki bernama Isa Almasih. Untuk membuktikan bahwa bayi laki-laki yang digendongnya itu bukanlah hasil perzinahan, Allah memberi mukjizat kepada Isa (Yesus) yang masih merah itu bsa berbicara:

30. Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, 31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; 32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. 33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (Q.S. Maryam 30-33)

Selain mukjizat bisa berbicara ketika nasih bayi berusia beberapa hari, Allah juga memberi mukjizat kepada nabi Isa (Yesus) setelah menjadi nabi, seperti bisa menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang berpenyakit lepra, orang buta mata bisa melihat dan lain-lain,

Sebelum nabi Isa lahir, masyarakat Medeterania memiliki kepercayaan yang sudah mendarah daging menyembah Dewa Matahari. Menurut keyakinan mereka, dewa ingin menyelamatkan dan menebus dosa manusia dengan berinkarnasi menjadi manusia anak dewa. Anak dewa ini lahir di hari Minggu (Sunday; sun=matahari; day=hari) tanggal 25 Desember. Di Persia, anak dewa matahari ini disebut Mithra, di Syiria dinami Tammuz, di Yunani bernama Dyonisus, di Mesir disebut Osiris, dan lain-lain.

Sedangkan orang-orang Yahudi hanya mempercayai Allah sebagai satu-satunya Tuhan Pencipta Alam semesta. Pada mulanya nabi Ibrahim (nenek moyang bangsa arab dan israel) yang berbahas semit memanggil Tuhannya: Allah atau Eloah. Setelah kematian nabi Sulaiman (raja salomo), Israel pecah menjadi dua. Israel utara menyebut Allah dengan elohim (Allah yang Maha Kuasa); Israel selatan (Yudea) setelah dihancurkan Nebudkadnezar (Babilonia) dan karena ancaman penguasa negara penghancur, maka dia menyamarkan nama Allah menjadi YHWH (Yahweh), yang dalam bahasa Arab berarti “ya Huwa” (ya Dia). Kondisi seperti ini sama dengan yang dialami umat Islam Indonesia yang ditekan oleh penguasa, sehingga mereka tidak berani menyebut nama Allah, melainkan hanya menyebut Tuhan YME (Yang Maha Esa).

Orang yahudi Essenes seperti nabi Zakaria, nabi Yahya dan nabi Isa (yesus) selalu mengikuti ajaran nabi Ibrahim dan menegakkan hukum Taurat nabi Musa as. Sehingga mereka pun menjalani khitan atau sunat, berdoa, dan berwudlu (bersuci), dan sujud dalam shalat.

“Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya” (Lukas 1:59)

“Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebutkan oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.” (Lukas 2:21)

Setiap akan shalat mereka selalu berwudhu atau bersuci:

“Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan- seperti yang diperintahkan Tuhan kepadan Musa.” (Keluaran 40:31-32)

Meskipun Paulus telah melakukan beberapa perubahan terhadap ajaran Yesus, dia tetap setia menghormati wudlu sebagaimana dinyatakan dalam Kisah Rasul 21:26 berikut ini:

“Pada hari berikutnya Paulus membawa orang-orang itu serta dengan dia, dan ia mentahirkan (mensucikan) diri bersama-sama dengan mereka, lalu masuk ke Bait Allah……..”

Para nabi seperti Ibrahim, Musa, Yosua (Yusak) dan Yesussaat shalat pasti melakukan sujud. Hal ini diakui sendiri oleh Alkitab:

“Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya…..” (Kejadian 17:3)

“Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan Tuhan kepada mereka.” (Bilangan 20:14)

“Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya:”Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?” (Yosua 5:14)

“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita,” (Mazmur 95:6)

“Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39; Markus 14:35; Lukas 22:41-42)

Dan Yesus sendiri dengan tegas menyatakan bahwa dia tidak akan menghapus atau mengganti hukum Taurat:

”Karena Aku (Yesus) berkata kepada-mu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.” (Matius 5:18)

Kepergian Yesus setelah selamat dari upaya pembunuhan dan penyaliban, terjadi keadaan:

1. Murid-murid Yesus tetap melanjutkan ajaran gurunya yakni bertauhid (tidak ada tuhan selain Allah) dan menegakkan hukum Taurat.

2. Masyarakat yang sudah mendarah daging dengan kepercayaan kepada Dewa Matahari dan Anaknya dengan berbagai nama di wilayah masing-masing, menganggap bahwa nabi Isa (Yesus) yang mampu melakukan sesuatu yang luar biasa (mukjizat) adalah Anak Dewa Matahari, yang kemudian disebut sebagai Anak Tuhan Allah.

3. Penguasa kekaisaran Romawi melihat kesamaan agama-agama yang dianut oleh penduduk di wilayah kekuasaanya, meskipun nama dewanya berbeda: Mithra, Tammuz,Osiris dan Dionysius. Kecuali bangsa Yahudi yang hanya menyembah kepada Allah.

Agar tidak terjadi kekacauan karena masalah agama yang bisa merugikan imperium Romawi, maka kekaisaran berusaha mempersatukan agama-agama mereka yang pada hakekatnya tuhan sesembahan mereka adalah sama, dewa matahari, meskipun namanya berbeda. Disamping masyarakat Medeterania sudah menganggap sudah menganggap Yesus adalah Anak Dewa Matahari, sekaligus sebagai inkarnasi dewa berwujud manusia, Romawi ingin menampilkan figur yang bisa mewakili agam Yahudi, maka ditunjuklah Yesus untuk dijadikan figur sentral kesatuan agama tersebut. Yesus dijadikan sebagai Anak Tuhan pengganti Anak Dewa Matahari, dengan kompensasi seluruh ajaran Taurat Musa yang ditegakkan oleh Yesus diganti dengan tatacara agama penyembah berhala atau dewa matahari.

Penguasa Romawi menugasi semacam Badan Intelijen dimasa kini, yang kemudian menunjuk Sauls (Paulus) sebagai pelaksananya dengan cara melakukan ilfiltrasi di internal murid-murid Yesus.Oleh karena itu kita bisa memahami kesimpangsiuran pengakuan pertobatan Paulus yang dicatat oleh dokter pribadiya, Lukas, dalam Kisah Para Rasul 9:7; 22:9; dan 26:13-14.

Paulus sebagai agen intelejen yang diback up penuh oleh penguasa, berhasil mempengaruhi masyarakat Medeterania yang memang sudah menganalogikan bahwa Yesus itu sama dengan Anak Dewa Matahari. Surat-surat Paulus dianggap surat suci, dan Injil yang diterima Yesus dari Allah diganti dengan Injil yang beisi cerita tentang Yesus. Surat Paulus dan Injil buatan orang-orang dekat Paulus ini kemudian dikumpulkan menjadi Kitab Suci Perjanjian Baru yang kemudian menjadi pegangan hidup bagi umat Kristen sekarang.

Agar lebih mudah untuk memahami gerakan ilfiltrasi Paulus ini, Kami contohkan seperti kasus Jaringan Islam Liberal di Indonesia (JIL).

Untuk mengacaukan ajaran Islam, Badan Intelejen Amerika Serikat, CIA, (Central Intellegent Agency) membentuk lembaga dana sosial bernama Asia Foundation yang mengucurkan dana 1,4 milyar dollar per tahun kepada JIL yang diketuai oleh Ulil Abshar Abdallah. Setiap minggu JIL berhasil mendominasi tulisan satu halaman di koran Jawa Pos yang tirasnya mencapai sekitar 350.000eksamplar per hari, begitulah pula dengan koran lainnya. Ulama atau cendikiawan yang ingin meluruskan pandangan JIL, tidak akan pernah mendapatkan tempat tulisannya di koran tersebut, Mereka pun berhasil memasuki organisai massa Islam terbesar di Indonesia Nahdatul Ulama, Muhammadiyah.

Dosen-dosen IAIN (sekarang UIN atau STAIN ) selurruh Indonesia banyak mendapatkan bea siswa dari lembaga ini untuk meraih gelar doktor di bidang Islamologi di Universitas yang memiliki jurusan Islamic Studies yang didirikan oleh orientalis atau missionaris, seperti McGill Canada, Leiden Belanda dan lain-lain. Dengan harapan mereka akan menjadi agen-agen perubahan ajaran Islam sesuai dengan kehendak lembaga yang mendanainya. Dari sinilah jutaan mahasiswa yang belajar di kampus Islam di poles oleh agen-agen ini yang bertopeng sebagai cendikiawan muslim.

Dari dua kutub agen ini, Al Qur’an, al- Hadits, dan referensi karya ulama Islam yang di akui otoritasnya digugat. Sedangkan pendapat dan karya orientalis barat tentang Islam dianggap sebagai ajaran final dan sempurna – ditelan mentah-mentah begitu saja – tidak pernah digugat ke absahannya. Tubuh mereka ada di timur, Otak dan hati mereka ada di Barat. Inilah bom waktu yang ditanam oleh barat ditubuh umat Islam, yang siap meledak meluluh-lantakan tubuh itu.

Paulus menggugat kebenaran ajaran Taurat yang ditegakkan oleh Yesus.Selama hidupnya, Yesus tidak pernah memakan daging babi, juga tidak pernah menghalalkan daging hewan haram ini, karna hukumTaurat mengharamkannya ( Imammat 11:7 dan ulangan 14:8 ). Sedangkan Paulus dan pengikutnya menghalalkannya atas nama Yesus ( Markus 7:19 ); Yesus sunat Paulus melarang sunat, dan lainnya dapat dibaca pada buku ini, 10 Alasan menjadi Pengikut Yesus yang setia harus masuk Islam.

Semua ajaran dan tata cara ibadah yang dilaksanakan oleh nabi-nabi Allah, seperti Ibrahim (Abraham), Musa, Daud (David), Zakariah, Yahya (Yohanes Pembaptis) dan Isa/Yesus alaihis salam (semoga Allah melimpahkan keselamatan dan kedamaian padanya). Diikuti dan dilestarikan oleh umat Islam. Karena kami mencintai nabi-nabi Allah, termasuk mencintai nabi Isa (Yesus), maka kami harus menjadi Muslim (Orang Islam).

Surabaya, 10 April 2005

==========================================================================

Penulis

Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas karunia dan bimbingan-Nya sehingga buku saku ini bisa kami selesaikan dalam waktu beberapa hari saja.

Buku ini sengaja dihadirkan dalam bentuk mini, sebagai bahan Kajian Kristologi Praktis hanya dalam satu kali pertemuan.

Setelah kami terbitkan buku cetakan yang pertama (Des 2004), walaupun masih dalam bentuk stensilan, ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari pembaca,sehingga habis dalam waktu yang sangat singkat. Demikian juga cetakan yang kedua (Jan 2005), walau masih dalam bentuk stensilan, namun permintaan cukup tinggi, sehingga kami harus mencetak kembaliuntuk yang ketiga kalinya. Pada cetakan yang ketiga ini (Maret 2005), setelah melalui serangkaian perbaikan dan penyempurnaan, buku ini sudah dalam bentuk yang lebih baik lagi seperti yang ada di tangan pembaca.

Buku cetakan ketiga ini jauh lebih sempurna dibanding dengan cetakan pertama dan kedua, sebab pada cetakan ketiga ini, sebagian besar referensi ayat-ayat Al Kitab, kami tulis dalam berbagai bahasa daerah maupun bahasa Inggris. Tujuannya yaitu untuk lebih meyakinkan pembaca (menurut bahasa sukunya) bahwa kata-kata pada ayat-ayat tersebut benar-benar memberikan pengertian yang lebih tepat dan akurat.

Sebenarnya masih banyak alasan dalam Al Kitab yang membuktikan bahwa untuk menjadi pengikut Yesus yang setia jalan satu-satunya harus masuk Islam. Namun sebagai bahan kajian bagi para pemula yang ingin mengetahui Kajian Kristologi Praktis, maka kami angkat 10 alasan saja yang memberikan bukti bahwa kami umat Islam adalah pengikut Yesus (Nabi Isa) yang sebenarnya. Nabi Muhammad Saw adalah penerus ajaran nabi Isa:

85. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Qs 3 Ali Imraan 85)

Semoga kajian Kristologi Praktis ini memberikan manfaat bagi yang ingin mencari kebenaran hakiki. Kritik dan saran anda, sangat kami harapkan demi kesempurnaan buku kecil ini.

Wassalam

Penulis

Download [Klik Disini] atau [Klik Disini]

101 Bukti Yesus (Nabi Isa) Bukan Tuhan

Penulis : DR. H. Insan LS Mokoginta

Kata Pengantar

Drs.H. Zahir Khan SH. Dipl. T.E.F.L

Ketua Umum Lembaga Kristologi Indonesia

Direktur Iqbal Academy Indonesia

Mantan Diplomat Indonesia

Perlu kita sadari bersama bahwa selama ini sering terjadi perbedaan pendapat antara muslim dan Nashrani pada umumnya yaitu dikarenakan kesalahpahaman persepsi tentang siapa Yesus yang sebenarnya.

Hampir semua umat Kristiani di dunia ini beranggapan bahwa Yesus itu adalah Tuhan, sementara umat Islam dimanapun mereka berada, tidak ada satupun diantara mereka yang beranggapan Yesus sebagai Tuhan.

Buku kecil yang ditulis oleh sahabat saya bapak Insan LS Mokoginta  ini, memberikan suatu pandangan yang sangat rasional bagi kita semua, terutama bagi umat Kristiani dalam menntukan sikap terhadap siapa sebenarnya yang perlu disembah, apakah Yesus atau Allah, apalagi latar belakang dia segbagai seorang Mullaf mantan Kristen Katolik.

Sebagai Mantan Diplomat Indonesia, sudah cukup banyak Negara di dunia ini yang pernah saya singgah. Ternyata cukup banyak kaum intelek mereka yang tidak percaya lagi Yesus sebagai Tuhan. Bahkan sebagian ada yang mengatakan bahwa God was die (Tuhan telah mati). Lebih ironis lagi di Belanda, lebih ari 50% mereka telah keluar dari agama Kristen dan menyatakan tidak beragama, karena mereka ingin menghidar dari perpuluhan yang tiap bulan dipotong langsung dari gaji mereka. Hal ini terjadi karena mereka sudah tidak meyakini lagi Yesus sebagai Tuhan. Makanya tidak heran jika diluar negeri yang masuk Gereja hanyalah kakek-kakek dan nenek-nenek serta anak-anak kecil saja, bila anak muda risih ke Gereja, mereka merasa risih karena akan dianggap “too young” (Terlalu muda) karena Gereja hanya di isi oleh kakek nenk yang tinggal menghabisi sisa-sisa umur mereka dan anak kecil yang tidak paham.

Cukup banyak data menunjukkan bahwa di luar negeri sudah banyak gereja-gereja dujual karena ditinggalkan jemaatnya, dan ada sebagaian yang dibeli umat Islam dan telah dijadikan Masjid.

Oleh sebab itu, tidaklah berlebihan jika buku yang ditulis oleh rekan saya bapak Insan LS Mokognta menarik sekali kita simak, karena argument yang disampaikan beliau begitu rasional, mudah dicerna. Ebih menarik lagi karena pak Insan LS Mokoginta ini adalah seorang Muallaf mantan Kristen Katolik.

Bukan hanya buku ini saja yang perlu kita baca, apabila kita ingin mengetahui lebih dalam tentang Ilmu Kristologi, terutama bila kita ingin mendakwahkan kebenaran agama Islam kepada mereka yang non muslim. Ada lebih sepuluh judul yang beliau tulis dan ada juga VCD perdebatan beliau yang perlu kita miliki apabila ingin berdakwah dikalangan ummat Kristiani.

Buku ini sangat baik dipakai oleh para da’i maupun siapa saja, terutama dalam meluruskan kesalahpahaman terhadap siapa diri Yesus itu yang sebenarnya menurut Al Qur’an & Al kitab.

Saya yakin buku ini akan memberikan andil yang besar dalam dunia dakwah, terutama di kalangan saudara-saudara kita kaum Nasrani.

Surabaya, 10 April 2005

 

Kata Pengantar

DKH Abdullah Wasi’an

Pakar Kristologi Indonesia

Alhamdulillah, saya bersyukur ke hadirat Allah SWT, di usiaku yang sudah uzur 89 tahun, ternyata masih sempat saya membaca dan menyaksikan bahkan memberikan sambutan dalam buku yang ditulis saudaraku Insan LS Mokoginta yang muallaf mantan Kristen Katolik ini.

Saya bangga dengan hasil karya beliau, karena judul buku ini sangat menarik sekali dibaca oleh siapapun baik ummat Islam apalagi ummat Kristiani.

Banyak penulis buku yang telah menulis seri kajian Kristologi seperti ini, namun tidak sekomplit dan sebanyak 101 Alasan seperti yang ditulis oleh saudara Insan LS Mokoginta dalam buku ini. Argument-argument beliau sangat rasional, logis, mudah dipahami dan berdasarkan ayat-ayat dalam dua kitab suci yang berbeda, yaitu kitab suci Al Qur’an dan Alkitab atau Bibe.

Saya sangat berharap agar buku ini bisa diterjemahkan dalam berbagai bahasa, terutama bahasa Inggris, agar bisa dibaca dan dipahami oleh bangsa lain dimanapun mereka berada.

Salah satu persoalan keimanan yang paling mendasar yang sangat berbeda antara Islam dan Kristen, yaitu masalah ketuhanan Yesus. Ummat Kristiani menyakini 100% bahwa Yesus adalah Tuhan, sementara bagi semua ummat Islam, meyakini 100% bahwa Yesus (Nabi Isa as) hanya sebagai Nabi atau Rasul Allah. Perbedaan tersebut hanya bisa diluruskan apabila ummat Kristiani mau membaca dan mengkritisi serta mengamalkan isi kandungan buku sekecil ini.

Cukup banyak saudar-saudara kita ummat Kristiani yang terpelajar mendapat hidayah masuk Islam setelah mereka mempelajari dan mengkritis kitab suci mereka sendiri. Untuk itu saya yakin buku ini akan banyak memberikan manfaat bagi kita semua dalam memahami kedudukan Yesus (Isa as) yang sebenarnya menurut Al Qur’an dan Alkitab, apalagi terhadap saudara-saudara kita yang Nasharni.

Seandainya ummat Kristiani mau benar-benar membaca dan menggunakan akal sehat, insya Allah jurang pemisah antara Islam dan Kristen akan semakin dekat, kehidupan sesame ummat beragama akan semakin harmonis.

Sebenarnya sudah sangat terlambat bagi kita ummat Islam menyampaikan pesan-pesan Allah dalam Al Qur’an, sebagaimana dulu Rasulullah saw mendakwahkan Islam kepada orang-orang Nasrani. Maka sekarang sudah saatnya kita menyampaikan, menyeru dan mengajak mereka ke dalam Islam, sebagaimana Rasulullah mengirim surat ajakan masuk Islam terhadap raja Heraclius di Roma. Dalam surat tersebut beliau (Nabi Muhammad saw) mengutip Qs 3 Ali Imran 64 sebagai berikut :

“Katakanlah, “Hai Ahli Kitab, marilah kita kepada kalimat (yang sebenarnya) sama antara kami dengan kamu (yaitu) bahwa tidak kita sembah selain Allah, dan tidak kita mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun juga. Dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagaian yang lain sebagai Tuhan selain dari Allah,”. Maka jika mereka berpaling, katakanlah, “Saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah muslim.”

Perintah Allah tersebut, benar-benar Rasulullah laksanakan dan sampaikan kepada Ahli Kitab. Tapi sayangnya perintah kepada Ahli Kitab tersebut, sangat sedikit sekali da’i kita mau sampaikan, mengajak dan mendakwahkannya kepada Ahli Kitab agar mereka mau menerima Islam sebagai agama yang haq. Saya yakin buku ini besar sekali manfaatnya dalam dakwah Islam.

Download [Klik Disini] atau [Klik Disini]

RSS Koleksi eBook

  • Radikus Makan Kakus (Bukan Binatang Biasa) - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Radikus Makan Kakus (Bukan Binatang Biasa)Tebal : x + 232 halamanUkuran : 11,5cm x 19 cmPengarang : Raditya DikaPenerbit : Gagas MediaISBN : 979-780-166-7Tidak Dianjurkan Untuk Ibu Hamil.Beberapa menit kemudian, kelas dimulai.Kayaknya, ngajar kelas 1 SMP bakalan jadi living hell.Baru masuk aja udah berisik banget."Selamat siang, sa […]
  • Babi Ngesot - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Babi Ngesot karya Raditya Dika. Kesurupan Mbak Minah semakin menjadi-jadi. Tubuhnya semakin susah dikendalikan oleh kita bertiga. Lalu tiba-tiba, Ingga berkata, ‘Pencet idungnya, Bang.’‘Apa?’Idungnya,’ Ingga meyakinkan. ‘Aku pernah baca di mana gitu, pencet aja idungnya.’‘Tapi, Ngga?’‘ABANG! PENCET IDUNGNYA SEKARANG!’ Edgar memerintahka […]
  • Cinta Brontosaurus - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Cinta Brontosaurus Penulis : Raditya DikaPenerbit : GagasMediaJumlah halaman : 152 + viiiTahun terbit : tahun 2006Cinta brontosaurus merupakan buku kumpulan cerita pribadi dari Raditya Dika, pengarang buku bestseller kambing jantan. Seperti buku kambing jantan, buku ini merupakan kumpulan cerita pribadi atau kisah nyata sang penulis yan […]
  • Kambing Jantan "Sebuah Catatan Pelajar Bodoh" - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Kambing Jantan "Sebuah Catatan Pelajar Bodoh"Penulis : Raditya DikaPenerbit : Gagas MediaKota : Jakarta selatanTanggal terbit : Cetakan pertama 2005, Cetakan kedua puluh delapan 2010Jumlah halaman: 237Desain cover : soft coverKategori : Remaja/UmumText Bahasa : IndonesiaKambing Jantan : Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh adal […]
  • 5 cm - Donny Dhirgantoro
    Download eBook Gratis 5 Cm ini bercerita tentang persahabatan lima orang anak manusia yang bernama Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Dimana mereka memiliki obsesi dan impian masing-masing. Lima sahabat ini telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Suatu ketika mereka merasa jenuh dengan aktivitas yang selalu mereka lakukan bersama-sama.Terbersit id […]
  • Panduan Lengkap Memakai Adobe Photoshop CS - Adi Kusrianto
    Download eBook Gratis Panduan Lengkap Memakai Adobe Photoshop CS karya Adi Kusrianto. Buku ini disertai dengan contoh-contoh yang memotivasi pembaca untuk mencoba dan berkreasi dengan idenya sendiri serta menyajikan penjelasan singkat serta lengkap seluruh komponen yang ada pada Photoshop CS. Adobe Photoshop adalah salah satu produk andalan dari Adobe Corpor […]
  • Gajah Mada : Perang Bubat - Langit Kresna Hariadi
    Download eBook Gratis Gajah Mada 4 : Perang Bubat oleh Langit Kresna Hariadi adalah salah satu tonggak sejarah yang amat penting, kisahnya menjadi pewarna perjalanan Nusantara. (Perang Bubat) Perang yang mengawali kehancuran Majapahit itu menyisakan luka yang amat dalam bagi Jawa dan Sunda. Ini adalah akhir konflik kerajaan Majapahit dan Sunda Galuh, sekalig […]
  • Gajah Mada - Langit K. Hariadi
    Download eBook Gratis Gajah Mada Setting pada novel ini adalah pemerintahan Jayanegara yang dikudeta oleh Ra Kuti. Ra Kuti adalah sebutan/singkatan dari Rakrian Kuti, sebuah anugerah dari Prabu Jayanegara menjadikan namanya menjadi Rakrian Dharma Putra Winehsuka.Dikisahkan pada jaman ini Gajah Mada masih seorang bekel, sebuah pangkat ketentaraan di bawah sen […]
  • Gajah Mada : Hamukti Palapa - Langit K. Hariadi
    Download eBook Gratis Gajah Mada : Hamukti Palapa - Langit K. Hariadi. Entah ilham dari mana yang merasuki jiwa dan pikiran Gajah Mada hingga ia begitu terobsesi untuk mengikat serakan pulau yang sedemikian banyak dan luas dalam wadah Nusantara di bawah panji¬panji Majapahit Entah keteguhan macam apa yang dimiliki Gajah Mada hingga tanpa keraguan sedikit pun […]
Adsense Indonesia

Twitter Updates

Sudah dilihat

  • 104,669 kali

Masukan alamat email.

Join 8 other followers

Top Rate

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.