archives

Novel

This category contains 38 posts

Trust : Harga Sebuah Kepercayaan – Charles Epping

Ketika Alex Payton menemukan kode aneh di komputer bank tempat dia bekerja, tak sekali pun ia menduga bahwa itu adalah awal dari petualangannya menjelajahi berbagai tempat di Eropa dan Amerika dalam waktu kurang lebih seminggu demi mengungkap sebuah kebenaran.

Baca Selengkapnya
Advertisements

Perang Bubat – Aan Merdeka Permana

Mengangkat kembali peristiwa Perang Bubat itu dalam jalinan kisah yang memukau, filmis, dan asyik. 
–Maman S.Mahayana (Kritikus Sastra, Pengajar FIB-UI).

Perang Bubat adalah peristiwa sejarah yang menjadi kontroversi di antara budaya Sunda dan Jawa, dan melahirkan berbagai prasangka di antara keduanya.

Mengapa rombongan Kerajaan Sunda yang datang ke Bubat, Majapahit, untuk mengantar Putri Dyah Pitaloka menjadi istri Prabu Hayam Wuruk, diserang pasukan Majapahit yang bersenjata lengkap? Peran Mahapatih Gajah Mada dalam tragedi itu juga menjadi bahan perdebatan. Apakah insiden itu disebabkan ambisinya untuk menyempurnakan Sumpah Palapa dengan menaklukkan Sunda? Ataukah ia sebenarnya hanya dikambinghitamkan oleh orang-orang yang dengki atas ketenarannya? Benarkah sesungguhnya di antara Dyah Pitaloka dan Gajah Mada pernah terjalin hubungan asmara?

Berbagai sumber sejarah memberikan versi yang berbeda tentang kejadian tersebut. Penulis novel ini, seorang pemerhati sejarah Sunda, menggali sumber-sumber sastra lisan yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari Bandung selatan, Garut, Lawang Sumber di tepian Kota Surabaya, hingga ke Bubat di Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Hasilnya adalah kisah Perang Bubat yang sangat berbeda dari versi yang selama ini kita ketahui dari sejarah resmi.

Inilah kisah Perang Bubat yang sangat berbeda dari versi yang selama ini kita ketahui dari sejarah resmi.

Download [Klik Disini]

The Year of Living Dangerously (Cinta di Tengah Gejolak Revolusi 1965) – Christopher J. Koch

Dilarang terbit oleh rezim Orde Baru.
PENGHARGAAN:
The Age Book of the Year Award National Book Council Award for Australian Literature

***

Di sini … di kota asing yang temaram bernama Jakarta ini, tempat campuran kebencian dan bahaya senantiasa terendus, seperti bau rokok kretek, terjebak Guy Hamilton, seorang jurnalis Barat, Billy Kwan, juru kameranya yang berkebangsaan Cina-Australia bertubuh kate, dan Jill Bryant, perempuan asal Inggris yang sama-sama mereka cintai.

Tahun 1965, sebuah masa yang dikenal sebagai “Vivere Pericoloso—Hidup Penuh Bahaya”, yang membelokkan arah hidup bangsa Indonesia.. Pemerintahan nasionalistik Sukarno membawa Indonesia ke tengah ketidakpastian. Dalam kondisi ekonomi Indonesia yang lemah, Presiden menghabiskan uang untuk membangun monumen-monumen megah, sementara menyulut api kebencian terhadap Barat dan mengobarkan semangat konfrontasi dengan Malaysia: Ganyang Malaysia!

Sementara itu, di sebuah sudut Hotel Indonesia bernama Bar Wayang yang sejuk dan nyaman, sekelompok pemburu berita dari negara-negara yang disebut imperialis oleh Sukarno saling bertukar cerita. Mereka juga berbagi pendapat tentang kondisi Indonesia terkini saat itu. Bisa dibilang nasib mereka di Indonesia secara tak langsung berada di tangan Sukarno yang sering mereka gunjingkan di Wayang.

Inilah sebuah drama penuh liku tentang kesetiaan dan pengkhianatan. Selain itu, novel ini membeberkan berbagai peristiwa politik sepanjang tahun penuh pergolakan sampai akhirnya Sukarno digulingkan oleh Suharto setelah Gerakan 30 September PKI.

***

“Nover terbaik tentang Indonesia”
—www.amazon.com

“Penting dibaca generasi masa kini”
—The Jakarta Post

“Nover yang Indah”
—The Sidney Morning Herald

“Cerdas, menyentuh, meyakinkan”
—Anthony Burgess penulis novel kontroversial A Clockwork Orange

“Profan dan indah.”
—Les Murray, The Sidney Morning Herald

“Karya fiksi yang disajikan dengan matang dan bernas, dipersiapkan dengan baik dan dituliskan dengan indah.”
—Larry McMurtry, penulis pemenang Booker Prize dan Academy AwarD

Judul The Year of Living Dangerously : Cinta di Tengah Gejolak Revolusi 1965
No. ISBN 9789790241770
Penulis Christopher J. Koch
Penerbit Serambi
Tanggal terbit Oktober – 2009
Jumlah Halaman 403
Berat Buku –
Jenis Cover Soft Cover
Dimensi(L x P) 130x205mm
Kategori Romance

Download [Klik Disini]

Niskala : Gajah Mada Musuhku – Hermawan Aksan

Judul buku: Niskala
Penulis: Hermawan Aksan
Penyunting: Imam Risdiyanto
Penerbit: Bentang
Cetakan: I, Juli 2008
Tebal: 289 hlm

Tidak mudah memadukan fakta sejarah dengan fiksi dan tak banyak penulis yang mampu melakukannya dengan baik. Salah satu yang terbaik, siapa lagi kalau bukan, Pramoedya Ananta Toer. Lihat saja bagaiman ia dengan piawainya menghaturkan sejarah kerajaan Singasari lewat novel Arok-Dedes. Kisah kerajaan Mataram melalui tuturan memikat dalam buku gemuk Arus Balik. Dan tentu masterpiece-nya Bumi Manusia , episode awal tetraloginya itu, yang menyoal riwayat hidup Raden Mas Adi Suryo, tokoh pers pertama Indonesia.

Di belakang Pram, ada banyak lagi penulis fiksi sejarah yang cukup rajin dan konsisten dengan jalur yang dipilihnya, antara lain: Remy Sylado, Langit Kresna dengan serial Gajah Mada-nya serta Hermawan Aksan. Nama yang terakhir ini, sama halnya dengan Langit Kresna, menuliskan kembali riwayat Gajah Mada hanya dengan perspektif yang berbeda. Hermawan Aksan mengambil sudut pandang dari Kerajaan Sunda lewat kisah dramatis Dyah Pitaloka yang konon bunuh diri di padang Bubat saat rombongannya dicegat dan dibantai oleh pasukan Majapahit di bawah pimpinan Mahapatih Gajah Mada. Persitiwa tersebut kemudian kita kenal sebagai Perang Bubat; perang yang menimbulkan luka sejarah di antara orang Sunda dan Jawa. Bekasnya masih terus mengabadi hingga kini. Sampai-sampai di Bandung serta kota-kota Jawa Barat lainnya tidak terdapat jalan yang memakai nama Gajah Mada dan Hayam Wuruk.

Cerita Perang Bubat itu ada dalam novel Dyah Pitaloka yang ditulis Hermawan pada 2005. Rupanya penulis yang juga wartawan Tribun Jabar ini tidak puas hanya sampai di perang Bubat. Ia kemudian melanjutkannya dalam novel terbarunya, Niskala dengan tambahan subjudul Gajah Mada Musuhku (kenapa juga harus ada tambahan judul ini?)

Niskala adalah nama adik lelaki Dyah Pitaloka yang sewaktu ditinggal pergi kakaknya itu baru berusia 9 tahun. Kematian ayahanda dan kakaknya semata wayang di tegal Bubat akibat ulah Gajah Mada diam-diam telah menyemaikan benih dendam dalam hati bocah kecil itu yang tujuh tahun kemudian bertekad membalaskannya.

Maka, Niskala yang memiliki nama kecil Anggalarang itu pun berangkatlah menuju Majapahit guna menantang duel sang mahapatih perkasa Gajah Mada. Kisah selama perjalanannya inilah yang dituturkan bagai cerita silat oleh Hermawan yang sangat terkesan pada kisah Panji Tengkorak (Hans Jaladara) serta Nagasasra dan Sabuk Inten (S.H. Mintardja). Sebenarnya menarik andai saja Hermawan bisa menghindar dari pengulangan-pengulangan adegan perkelahian yang terasa monoton.

Jika mesti membandingkan dengan novel pertamanya, saya lebih suka yang pertama. Pada Dyah Pitaloka selain unsur sejarahnya lebih pekat, juga gagasan yang disampaikannya lebih dalam : mendekonstruksi citra Gajah Mada yang selama ini kondang sebagai figur pahlawan dalam novel tersebut berbalik menjadi si biang keladi yang culas. Sementara itu, Niskala hanya bertumpu pada upaya pembalasan dendam.

Jelas novel Niskala ini lebih banyak kandungan fiksinya ketimbang fakta sejarahnya. Maka, kelirulah kalau kita menjadikannya sebagai acuan sejarah, karena meskipun di dalamnya terdapat nama dan peristiwa yang bersangkutan erat dengan riwayat Majapahit serta Kerajaan Sunda yang mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi itu, akhirnya hanya sebagai “tempelan” saja demi memperkuat lakon. Namun, itu toh sah-sah saja dalam sebuah karya fiksi, bukan?***(Sumber:BlogPerca)

Download [Klik Disini]

Iblis Menggugat Tuhan (The Madness of God) – Shawni

ALKISAH, seorang pendeta bernama Buhairah menarik diri dari gereja dan memutuskan hidup menyepi. Dalam kesendiriannya, dia menenggelamkan diri ke dalam kajian tehadap buku-buku Kristen. Namun upaya itu tak berhasil menghilangkan “kegelisahan” teologisnya.

Suatu saat, di dalam satu buku, Buhairah menemukan sebuah ramalan. Tentang tanda kenabian yang akan dilihatnya pada punggung seorang bocah kecil. Sebagaimana tercatat dalam sejarah Islam klasik, pada akhirnya Buhairah menemukan tanda kenabian itu di punggung muhamad SAW, yang kelak diangkat menjadi Rasul Allah. Continue reading

Perjalanan Sunyi Bisma Dewabrata – Pitoyo Amrih

Bisma Dewabrata adalah sebuah pribadi yang istimewa. Lahir tak pernah tahu dan mengenal ibu kandungnya. Cinta dan kasih sayang ibunya tercurah dari suara hati yang merasuk di hati dan pikirannya selama pengembaraannya. Sesuatu yang dia anggap berasal dari ibunya, yang sejatinya adalah seorang dewi dari bangsa Dewa, bernama Dewi Jahnawi. Yang menurut kabarnya, perwujudannya sebagai manusia adalah kisah jalan kematian yang ditempuhnya. Kepergian Dewi Jahnawi sama gelapnya dengan saat pertama kali kemunculannya bertemu Prabu Santanu, ayah Bisma. Bisma disusui dan dibesarkan oleh Dewi Durgandini, seorang putri dari kerajaan Wirata. Dan Bisma memang seorang ksatria utama! Dia wujudkan pengabdian sepenuhnya kepada Durgandini sebagai rasa terima kasihnya atas kasih sayang masa kecil Bisma. Bagaimana pun sikap Durgandini kepada Bisma, tetap Bisma menghargai dan menghormati Durgandini dengan sepenuh hati.

Puncaknya adalah sebuah sumpah yang keluar dari mulut Bisma demi rasa lega Durgandini agar anak kandung Durgandini yang akan mewarisi tahta Hastinapura. Sumpah Bisma yang tak akan pernah menduduki tahta Hastinapura, walaupun dia yang paling berhak. Dan sumpah bahwa sampai mati tak akan pernah menyentuh perempuan agar tak ada keturunannya yang menggugat atas tahta Hastinapura. Sebuah sumpah yang luar biasa!

Sumpah itu yang membuatnya selalu menempuh perjalanan ke seluruh penjuru dunia wayang. Berguru ke semua resi, mendalami makna kehidupan.

Sumpah itu juga yang membuat Bisma melihat bahwa kehidupan tak lain adalah sebuah pengabdian. Pengabdian kepada janjinya, pengabdian kepada keluarga, pengabdian kepada keluarga dan kerabatnya, pengabdian kepada kebenaran yang dipegangnya, pengabdiannya kepada kehidupan, dan pengabdiannya kepada Sang Pencipta.

Sumpah itu pulalah yang membuat dia tanpa sengaja menewaskan seorang putri ksatria yang pernah dicintainya, Dewi Amba.

Jalan hidup Bisma begitu panjang. Perang besar Baratayudha yang dikobarkan Duryudana, adalah sebuah pertempuran antar saudara yang disesalkan Bisma, sekaligus ditunggu selama hidupnya. Karena melalui perang itu, Bisma berkesempatan menempuh jalan kematiannya, rela mati di tangan Srikandi. Seorang putri ksatria dari Cempalareja. Tak seorang pun selain Bisma dan Antasena, yang menyadari bahwa semua yang ada pada Srikandi mirip dengan Amba.

Jalan hidup Bisma begitu panjang. Tak seorang pun di dunia wayang yang bisa mengerti kedalaman hati dan pikirannya. Mengagumi secara diam-diam sosok Kresna, raja Dwarawati. Tapi hanya Antasena muda, yang paling dekat dan tahu siapa Bisma.

Judul Perjalanan Sunyi Bisma Dewabrata
Penulis Pitoyo Amrih
Penerbit Pitoyo Amrih, 2010
ISBN 6029557378, 9786029557374
Tebal 476 halaman

Baca Novel [Perjalanan Sunyi Bisma Dewabrata]

Misteri Kain Kafan Jesus

Penulis :  Julia Navarro

Sesosok tubuh ‘tanpa lidah’ tergeletak di antara reruntuhan kebakaran yang terjadi di Katedral Turin, tempat kain penguburan Jesus yang otentik disimpan. Kepala Divisi Kejahatan Seni Italia, Marco Valoni, mencurigai seseorang tengah berusaha mencuri kain yang paling terkenal di dunia ini. Temuan mengerikan ini mengingatkan Valoni pada para lelaki ‘tanpa lidah’ dan serangkaian kebakaran misterius yang terjadi di tempat yang sama beberapa abad lampau dan juga terkait dengan kafan suci itu.

Valoni, timnya, dan para peneliti harus mengumpulkan informasi tentang siapa sebenarnya yang menginginkan kain itu dan mengapa mereka menginginkannya. Nyawa mereka menjadi terancam ketika mereka terlalu dekat dengan persaudaraan masa lampau yang bersumpah akan melindungi kafan itu.

Novel ini laku keras di Eropa. Navarro memulai kisah misteri dan intrik ini di Edessa, Timur Tengah kuno, pada tahun 30 masehi, dan mengakhirinya di Turin pada zaman modern. Dengan detail yang kaya, dia melacak perjalanan kafan sejak kafan itu sebagai alat penguburan sederhana sampai menjadi relik suci yang diagung-agungkan kini. Dia bahkan menjawab mengapa pengetesan terhadapnya dilakukan pada Abad Pertengahan………

Download Buku Misteri Kain Kafan Jesus [Klik Disini]

Abu Nawas – Sang Penggeli Hati

Penulis : MB. Rahimsyah

Nama Abu Nawas begitu populernya sehingga cerita-cerita yang mengandung homor banyak yang dinisbatkan berasal dari Abu Nawas.

Tokoh semacam Abu Nawas yang mampu mengatasi berbagai persoalan rumit dengan sytle humor atau bahkan humor politis ternyata juga tidak hanya ada di negeri Baghdad. Kita mengenal Syekh Juha yang hampir sama piawainya dengan Abu Nawas juga Nasarudin Hoja yang sufi yang lucu namun cerdas. Kita juga mengela Kabayari di Jawa Barat yang konyol namun ternyata juga cerdas.

Abu Nawas setelah matipun masih bisa membuat orang tertawa. Didepan makamnya ada pintu gerbang yang terkunci dengan gembok besar sekali. Namun kanan dan kiri pintu gerbang itu pagarnya bolong sehingga orang bisa leluasa masuk untuk berziarah ke makamnya. Apa maksudnya dia berbuat demikian, mungkin itu adalah simbol watak Abu Nawas yang sepertinya tertutup namun sebenarnya terbuka, ada sesuatu yang minteri pada diri Abu Nawas, ia sepertinya bukan orang biasa, bahkan ada yang menyakini bahwa dari kesederhanaanya ia adalah seorang sufi namun ia tetap dekat dengan rakyat jelata bahkan konsis membela mereka yang lemah dan tertindas.
Download Buku Abu Nawas – Sang Penggeli Hati [Klik Disini]

Di Jamuan Cinta-Mu di Arafah

Penulis : Ratna Januarita

Buku ini kaya hikmah. Buku ini membawa kita menyadari bahwa proses berhaji sesungguhnya sangat panjang. Mulai dari ketetapan niat berhaji, berusaha melaksanakan niat itu (misalnya, menabung sedikit demi sedikit), memaknai hari-hari (atau bahkan bulan2, tahun2) yang kita lalui sampai akhirnya tibalah saatnya Allah memperkenankan kita mendatangi rumah-Nya di Baitullah, dan memaknai semua ritual haji. Mbak Ratna memaknai semua itu dengan cara yang indah dan memberi banyak pelajaran pada saya.

Buku ini jadi enak dibaca karena bergaya feature, sehingga kita seolah-olah menyaksikan film bagaimana suka duka dan haru biru Mbak Ratna sebelum dan saat berhaji. Misalnya, tiba-tiba saja, menjelang keberangkatan haji, pembantunya minta keluar dan ternyata ‘diambil’ sama tetangganya sendiri yang juga mau naik haji! Bagaimana Mbak Ratna menyikapi kejadian itu? Marah? Kesal? Ya pastilah… wajar.. Keberadaan pembantu sangat krusial bagi keluarga Mbak Ratna, karena dia akan naik haji meninggalkan dua anaknya yang masih kecil.

Tapi… kejadian itu justru dianggapnya sebagai ‘madrasah kesabaran’. Dia pun mengalihkan rasa marahnya dengan sikap positif (memberi hadiah pada tetangganya yg mau naik haji itu dan tetap berbaik-baik dengannya). Alhamdulillah… kesabaran itu berbuah manis. Allah memberikan cara penyelesaian yang manis sekali (apa ya? ya baca aja..:D)

Yah, pokoknya, banyak lagi deh cerita dari Mbak Ratna seputar perjalanan hajinya. Semuanya berporos pada satu hal: berhaji adalah menghadiri perjamuan cinta-Nya. Karena itu, proses berhaji pun harus penuh cinta, jauh dari amarah, selalu berprasangka baik pada Allah, sepanjang haji pun harus penuh cinta pada siapa saja .. dll.

Buku ini mengajarkan kepada kita bagaimana berhaji dengan cinta…
Endorsments:
“Buku ini indah dan enak dibaca.Penuh sentuhan-sentuhan yang mengsah kalbu. Sama indahnya dengan Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih” (Achmad Daniri, ketua Komnas KEbijakan Governance)
“Pengalaman dipaparkan dengan sangat natural. Mengoptimalkan istilah-istilah trendi, ada kisah lucu, menggugah dan mengharukan.” (KH Drs Muchtar Adam, Pimpinan Ponpes AlQuran Babussalam)
“Buku ini bercerita dengan lancar tentang pengalaman berhaji. Menikmati fokus penulis pada “perjamuan cinta di Arafah” sangatlah menarik.” (Hernowo)
“Banyak yang sudah menulis memoar hajinya dalam sebuah buku, tapi karya salah satu dosen UNISBA ini inspiratif. Ada renungan kontemplatif yang mengajak pembacanya menelusuri inti dan pesan haji.” (Prof.Dr. H.E. Saefullah, SH LLM, Rektor UNISBA)
“Buku yang benar-benar kaya hikmah.Mbak Ratna berhasil menjumput begitu banyak mutiara hikmah dalam perjalanan hajinya dan menguntainya menjadi sebuah buku yang mengharu biru.” (Dina Y. Sulaeman, penulis buku best seller Doktor Cilik Hafal dan Paham Al Quran)
*buku yang pas dibaca untuk yang mau naik haji, atau untuk dijadikan hadiah buat saudara/teman yang mau naik haji* 🙂

Judul : Di Jamuan Cinta-Mu di Arafah Download [Klik Disini]
Penerbit : PT Mizan Publika
Sumber : Pustaka Gratis 78

Di Bawah Lindungan Kaabah

Penulis : HAMKA

Hamid seorang anak yatim dan miskin. Dia kemudian diangkat oleh keluarga kaya,yaitu keluarga Haji Ja’far dan istrinya Asiah terhadap Hamid sangat baik. Hamid seakan-akan telah dianggapnya sebagai anak mereka sendiri. Mereka begitu sayang sama Hamid, sebab Hamid termasuk seorang anak yang rajin,sopan,berbudi serta taat sekali terhadap agama. Itulah sebabnya Hamid juga mereka sekolahkan bersama-sama dengan Zainab anak kandung Haji Ja’far di sekolah rendah.

Hamid begitu sayang sama Zainab. Sebaliknya jauga Zainab, sangat sayang sama Hamid. Mereka sering pergi ke sekolah bersama-sama. Mereka juga bermain bersama-sama sepulang sekolah maupun selama di sekolah. Ketika kedua-duanya beranjak remaja, rupanya dalam dada masing-masing mulai tumbuh perasaan lain. Suatu perasaan selama ini belum pernah mereka rasakan. Hamid merasa bahwa rasa kasih sayang yang muncul dalam dadanya terhadap Zainab sudah melebihi rasa sayang kepada seorang adik seperti selama ini dia rasakan. Zainab juga ternyata mempunyai perasaan yang sama seperti yang dirasaka Hamid.

Setelah menamatkan sekolah rendahnya, Hamid melanjutkan lagi sekolahnya ke Padangpanjang. Sementara Zainab langsung dipingit oleh kedua orang tuanya. Maka, dengan berat hati, Hamid meninggalkan gadis itu. Selama di Padangpanjang, pemuda itu semakin menyadari perasaan cintanya terhadap Zainab. Perasaan rindu hendak bertemu dengan gadis itu semakin hari semakin menyiksa dirinya. Ia ingin selalu berada di dekatnya. Namun, ia tidak berani mengutarakan perasaan hatinya. Ia menyadari adanya jurang pemisah yang sangat dalam di antara mereka. Zainab berasal dari keluarga berada dan terpandang, sedangkan dia hanya berasal dari keluarga miskin. Itulah sebabnya rasanya cintanya yang bergelora terhadap Zainab hanya dipendam saja.

Download Buku Di Bawah Lindungan Kaabah [Klik Disini]

RSS Koleksi eBook

  • Radikus Makan Kakus (Bukan Binatang Biasa) - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Radikus Makan Kakus (Bukan Binatang Biasa)Tebal : x + 232 halamanUkuran : 11,5cm x 19 cmPengarang : Raditya DikaPenerbit : Gagas MediaISBN : 979-780-166-7Tidak Dianjurkan Untuk Ibu Hamil.Beberapa menit kemudian, kelas dimulai.Kayaknya, ngajar kelas 1 SMP bakalan jadi living hell.Baru masuk aja udah berisik banget."Selamat siang, sa […]
  • Babi Ngesot - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Babi Ngesot karya Raditya Dika. Kesurupan Mbak Minah semakin menjadi-jadi. Tubuhnya semakin susah dikendalikan oleh kita bertiga. Lalu tiba-tiba, Ingga berkata, ‘Pencet idungnya, Bang.’‘Apa?’Idungnya,’ Ingga meyakinkan. ‘Aku pernah baca di mana gitu, pencet aja idungnya.’‘Tapi, Ngga?’‘ABANG! PENCET IDUNGNYA SEKARANG!’ Edgar memerintahka […]
  • Cinta Brontosaurus - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Cinta Brontosaurus Penulis : Raditya DikaPenerbit : GagasMediaJumlah halaman : 152 + viiiTahun terbit : tahun 2006Cinta brontosaurus merupakan buku kumpulan cerita pribadi dari Raditya Dika, pengarang buku bestseller kambing jantan. Seperti buku kambing jantan, buku ini merupakan kumpulan cerita pribadi atau kisah nyata sang penulis yan […]
  • Kambing Jantan "Sebuah Catatan Pelajar Bodoh" - Raditya Dika
    Download eBook Gratis Kambing Jantan "Sebuah Catatan Pelajar Bodoh"Penulis : Raditya DikaPenerbit : Gagas MediaKota : Jakarta selatanTanggal terbit : Cetakan pertama 2005, Cetakan kedua puluh delapan 2010Jumlah halaman: 237Desain cover : soft coverKategori : Remaja/UmumText Bahasa : IndonesiaKambing Jantan : Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh adal […]
  • 5 cm - Donny Dhirgantoro
    Download eBook Gratis 5 Cm ini bercerita tentang persahabatan lima orang anak manusia yang bernama Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Dimana mereka memiliki obsesi dan impian masing-masing. Lima sahabat ini telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Suatu ketika mereka merasa jenuh dengan aktivitas yang selalu mereka lakukan bersama-sama.Terbersit id […]
  • Panduan Lengkap Memakai Adobe Photoshop CS - Adi Kusrianto
    Download eBook Gratis Panduan Lengkap Memakai Adobe Photoshop CS karya Adi Kusrianto. Buku ini disertai dengan contoh-contoh yang memotivasi pembaca untuk mencoba dan berkreasi dengan idenya sendiri serta menyajikan penjelasan singkat serta lengkap seluruh komponen yang ada pada Photoshop CS. Adobe Photoshop adalah salah satu produk andalan dari Adobe Corpor […]
  • Gajah Mada : Perang Bubat - Langit Kresna Hariadi
    Download eBook Gratis Gajah Mada 4 : Perang Bubat oleh Langit Kresna Hariadi adalah salah satu tonggak sejarah yang amat penting, kisahnya menjadi pewarna perjalanan Nusantara. (Perang Bubat) Perang yang mengawali kehancuran Majapahit itu menyisakan luka yang amat dalam bagi Jawa dan Sunda. Ini adalah akhir konflik kerajaan Majapahit dan Sunda Galuh, sekalig […]
  • Gajah Mada - Langit K. Hariadi
    Download eBook Gratis Gajah Mada Setting pada novel ini adalah pemerintahan Jayanegara yang dikudeta oleh Ra Kuti. Ra Kuti adalah sebutan/singkatan dari Rakrian Kuti, sebuah anugerah dari Prabu Jayanegara menjadikan namanya menjadi Rakrian Dharma Putra Winehsuka.Dikisahkan pada jaman ini Gajah Mada masih seorang bekel, sebuah pangkat ketentaraan di bawah sen […]
  • Gajah Mada : Hamukti Palapa - Langit K. Hariadi
    Download eBook Gratis Gajah Mada : Hamukti Palapa - Langit K. Hariadi. Entah ilham dari mana yang merasuki jiwa dan pikiran Gajah Mada hingga ia begitu terobsesi untuk mengikat serakan pulau yang sedemikian banyak dan luas dalam wadah Nusantara di bawah panji¬panji Majapahit Entah keteguhan macam apa yang dimiliki Gajah Mada hingga tanpa keraguan sedikit pun […]
Adsense Indonesia

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Sudah dilihat

  • 186,154 kali

Masukan alamat email.

Join 8 other followers

Top Rate